Persyaratan Alat Pengeboran dalam Operasi Pengeboran Lubang Peledakan

03-27-2024

Dalam bidang pengeboran batuan, terutama untuk operasi peledakan, memahami persyaratan mata bor dan lubang yang dibor adalah hal yang terpenting. Gaea Rock, pemimpin dalam produksi mata bor batuan, menekankan aspek penting dari pengeboran lubang, yang umumnya digambarkan oleh empat karakteristik utama: diameter, kedalaman, kelurusan, dan stabilitas.

 

1. Diameter Lubang

 

Diameter lubang bor ditentukan oleh tujuan penggunaannya. Banyak faktor yang mempengaruhi pemilihan ukuran lubang dalam operasi peledakan. Hal ini mencakup ukuran pecahan batuan yang diinginkan setelah peledakan, jenis peledakan yang dilakukan, persyaratan kualitas batuan yang diledakkan (seperti kehalusan permukaan pecahan dan proporsi butiran halus), dan tingkat getaran tanah yang diperbolehkan selama peledakan. . Ledakan berdiameter besar, yang biasa terjadi di tambang besar atau tambang terbuka besar, dapat mengurangi biaya pengeboran dan peledakan per ton batuan secara signifikan. Operasi pengeboran bawah tanah dibatasi oleh ruang yang tersedia, sehingga mempengaruhi pilihan peralatan dan ukuran lubang. Untuk pengeboran sumur air, diameternya ditentukan oleh ukuran casing atau diameter yang dibutuhkan oleh peralatan pompa. Dalam kasus lubang penyangga batuan, pemilihan diameter baut jangkar sangatlah penting.

 

2. Kedalaman Lubang

 

Kedalaman lubang dipengaruhi oleh peralatan pengeboran batu yang digunakan, dengan keterbatasan ruang seringkali memerlukan penggunaan mata bor yang lebih pendek dengan sambungan berulir. Dalam operasi peledakan, baik horizontal maupun vertikal, kedalaman yang dibor biasanya sedikit lebih besar dari kedalaman teoretis atau tinggi bangku untuk memastikan peledakan yang efisien. Persyaratan pengeboran dalam (50-70 meter atau lebih dalam) sering kali menggunakan pengeboran down-the-hole (DTH) daripada pengeboran top hammer untuk transfer energi yang lebih baik dan efisiensi ekstraksi debu dalam kondisi lubang dalam.

 

3. Kelurusan Lubang

 

Kelurusan lubang bor sangat bervariasi tergantung pada jenis batuan, kondisi lingkungan, metode penggalian yang dipilih, dan peralatan pengeboran yang digunakan. Berat tali bor juga dapat mempengaruhi penyimpangan lubang pada pengeboran horizontal dan miring. Menjaga kelurusan lubang ledakan sangat penting untuk pengisian yang akurat dan hasil peledakan yang optimal. Untuk aplikasi pengeboran tertentu, seperti lubang utilitas atau kabel, kelurusan yang tinggi sangat penting untuk memastikan kelancaran pemasangan pipa dan pompa. Penggunaan peralatan pemandu, seperti mata pemandu, batang pemandu, dan tabung pemandu, dapat meningkatkan kelurusan lubang. Faktor-faktor seperti keselarasan feed beam dan keakuratan awal lubang juga mempengaruhi arah pengeboran, sehingga menyoroti perlunya penyesuaian yang tepat. Studi menunjukkan bahwa lebih dari 50% penyimpangan lubang dapat disebabkan oleh penyelarasan berkas umpan yang tidak tepat dan pemilihan titik awal yang buruk.

 

4. Stabilitas Lubang

 

Persyaratan penting lainnya untuk lubang yang dibor adalah menjaga stabilitasnya sampai lubang tersebut diisi untuk peledakan atau digunakan untuk tujuan lain. Dalam kondisi dimana pengeboran menembus batuan lepas atau lunak, yang cenderung runtuh atau menyumbat lubang, penggunaan casing atau tabung bor untuk menopang lubang sangat penting.

 

Komitmen Gaea Rock terhadap keunggulan dalam teknologi pengeboran batuan menggarisbawahi pentingnya memahami persyaratan pengeboran mendasar ini. Dengan berfokus pada diameter, kedalaman, kelurusan, dan stabilitas, Gaea Rock memastikan bahwa produk dan praktiknya memenuhi standar tertinggi untuk efisiensi, keselamatan, dan pengelolaan lingkungan dalam operasi pengeboran dan peledakan batuan.

rock drilling

Dapatkan harga terbaru? Kami akan merespons sesegera mungkin (dalam 12 jam)

Rahasia pribadi