Struktur dan Klasifikasi Tangkai Bor Batu
Struktur dan Klasifikasi Tangkai Bor Batu
Batang bor batuan dapat diklasifikasikan berdasarkan peralatan yang sesuai, konfigurasi ulir ujungnya, dan struktur pembilasannya. Berbagai jenis batang bor memiliki perbedaan signifikan dalam desain struktural dan kondisi pengoperasian.

1. Struktur dan Fungsi Batang Tubuh
Komponen utama dari tangkai bor batu meliputi permukaan tumbukan, alur, lubang pembilas, dan ujung berulir.
Permukaan benturan mentransfer energi benturan dari piston bor batu. Spline mentransmisikan torsi rotasi. Lubang pembilas mengalirkan air, udara bertekanan, atau media pembilas lainnya. Ujung berulir dapat menggunakan ulir internal atau ulir eksternal untuk terhubung dengan batang bor.
2. Klasifikasi Batang
Batang bor batu umumnya terbagi menjadi tipe ulir luar dan tipe ulir dalam.
Batang berulir eksternal menawarkan ketahanan tekukan yang sangat baik dan cocok untuk aplikasi yang melibatkan tegangan tekukan tinggi, seperti penggalian jalan, konstruksi terowongan, dan pengeboran ekstensi. Batang berulir eksternal merupakan pilihan umum dalam proyek pertambangan dan penggalian.
Batang berulir internal memiliki struktur yang kompak dan membutuhkan ruang yang lebih sedikit. Batang ini terutama digunakan di tempat-tempat dengan ruang pengeboran terbatas dan membutuhkan langkah umpan yang lebih panjang. Aplikasi tipikalnya adalah penyangga baut atap bawah tanah.
Berdasarkan metode pembilasan, tangkai juga dapat dibagi menjadi tipe pembilasan internal dan pembilasan eksternal.
Sistem pembilasan internal menggunakan tabung air yang melewati bagian tengah peralatan pengeboran dan terhubung ke cincin-O di ujung tangkai, mengarahkan media pembilasan ke dalam rangkaian pipa bor.
Sistem pembilasan eksternal menggunakan lubang atau alur di sisi batang bor. Setelah pemasangan, lubang-lubang ini sejajar dengan kepala bor batuan dan area penyegelan kotak air, memungkinkan media pembilasan masuk langsung ke dalam rangkaian bor.
Berdasarkan kinerja di lapangan, pembilasan eksternal umumnya memberikan aliran pembilasan yang lebih tinggi, risiko kebocoran yang lebih rendah, dan perlindungan yang lebih baik terhadap kerusakan akibat air pada pengeboran batuan. Oleh karena itu, metode ini lebih disukai untuk pengeboran palu atas tugas berat.
Batang bor batu juga dapat diklasifikasikan menurut jenis bor batu yang sesuai: batang bor batu hidrolik dan batang bor batu pneumatik.
Batang bor batu hidrolik umumnya menggunakan pembilasan eksternal dan biasanya dilengkapi dengan 5 hingga 14 gigi spline. Batang bor batu pneumatik terutama menggunakan pembilasan internal atau tembus dan umumnya memiliki spline empat gigi atau struktur lug, sehingga mudah dikenali.
Dalam pemilihan sebenarnya, jenis mata bor batuan, ruang kerja, kondisi pembebanan, dan persyaratan pembilasan semuanya harus dipertimbangkan. Memilih klasifikasi tangkai yang tepat membantu menjaga efisiensi pengeboran dan mengurangi risiko kegagalan komponen.




